Inilah Ruang Kreatif untuk Refleksi dan Narasi Literasi: Corong Virus Emcho Menyuarakan Pikiran, Imajinasi, dan Emosi Tanpa Batas Ruang dan Waktu. Gigih Berjuang Lewat Tulisan!

Tuesday, April 7, 2020

SEKAPUR SIRIH "JEJAK BUDAYA MERETAS PERADABAN"


Oleh Much. Khoiri

Selamat datang di buku ini, sebuah buku yang mengajak Anda menjelajahi, menyusuri, dan mencoba memaknai beragam jejak budaya yang saya hayati selama ini. Ia terdiri atas empat puluh satu tulisan, yang diabadikan dari amatan, pengalaman, pelibatan, dan refleksi saya dalam konteks praktik-praktik budaya sehari-hari.
Tulisan-tulisan dalam buku ini, yang kebanyakan telah saya unggah di blog sosial www.kompasiana.com/much-khoiri, semula tidak dimaksudkan secara khusus untuk disusun menjadi buku. Namun, karena desakan sejumlah kolega, tulisan-tulisan yang berserakan itu saya susun ke dalam kategori-kategori yang bisa mewadahi topik-topik yang ada.
Maka, jadilah tiga bagian buku ini. Bagian pertama, dengan empat-belas artikel, memotret jejak safari budaya yang saya telah hayati, terutama, sepanjang tahun 2013. Pengalaman melintasi Khatulistiwa, mengarungi sungai Barito, terbang paling menegangkan, atau bersua (kembali) dengan kolega lama menghiasi bagian pertama ini—termasuk keunikan dan kekhasan di dalam kesemestaannya.
Bagian kedua merekam jejak etos-inspirasi yang diharapkan membekas indah dan berkembang di benak Anda. Dengan tiga belas artikel, saya berharap untuk bisa menawarkan semangat dan inspirasi bagi Anda sebagai pembaca aktif dan kreatif—semisal tentang gagasan buku sebagai hadiah, pengalaman berhenti merokok, menambah teman setiap hari, jurus jitu mengingat nama, hingga pentingnya spirit multikulturalisme.
Bagian ketiga, dengan empat-belas tulisan, menampilkan jejak-jejak hikmah-kearifan yang mungkin pas dengan apa yang Anda hayati. Di bagian ini Anda diajak untuk mengarungi mutiara hikmah-kearifan yang tersimpan dari berbagai fenomena sehari-hari yang sepintas kelihatan remeh dan sederhana. Namun, justru di balik keremehan dan kesederhanaan itulah hikmah-kearifan bisa ditangkap dengan pikiran jernih dan hati bersih.
Tentu saja, buku ini diharapkan bermanfaat bagi banyak pihak, termasuk Anda pegiat literasi, pegiat budaya, pendidik, peserta didik atau mahasiswa, dan pembaca umum yang haus bacaan. Khusus untuk mahasiswa program studi Bahasa dan Sastra (Asing), buku ini bermanfaat sebagai bahan bacaan pengayaan dan penunjang (supplementary reading) untuk mendalami tentang manusia dan kebudayaan Indonesia, dan pemahaman silang-budaya (cross-cultural understanding).
Meski demikian, upaya kultural yang kecil ini tidak akan terwujud tanpa bantuan banyak pihak. Karena itu, pertama saya sampaikan terima kasih kepada Prof. Dr. Hj. Lies Amin Lestari, M.A., M.Pd. yang telah berkenan mencermati dan memberi kata pengantar untuk buku ini. Kedua, saya berutang-budi kepada kolega dan sesama penulis yang telah mendorong saya untuk membukukan tulisan-tulisan ini. Tidak lupa, saya juga berterima kasih kepada tim penyunting dan penerbit, yang telah memungkinkan buku ini terbit dalam bentuknya sekarang ini.
Akhir kata, mudah-mudahan buku ini menemukan tempatnya di hati Anda, menginspirasi dan menggerakkan Anda untuk “membaca alam” dengan lebih tajam dan/atau melahirkan aneka tulisan yang lebih mencerahkan. Saya telah mulai selangkah merekam sebabak jejak budaya meretas peradaban dengan cara saya sendiri, dan kini giliran Anda untuk menyambungnya.
Surabaya, April 2014
*Tulisan di atas diambil dari buku Much. Khoiri “Jejak Budaya Meretas Peradaban” (Jalindo-Satu Kata, Sidoarjo, 2014), halaman xi-xii.
**Pesan buku, hubungi HP/WA: 081331450689 / 081233838789





8 comments:

  1. Baarakallaah, Pak Dosen. Ingin dapat buku ini. Salam literasi. nianyayusuf KREASI

    ReplyDelete
  2. Mantaap 👍👍
    Jejak budaya dan literasi untuk peradaban yang hakiki...

    ReplyDelete
  3. Keren,Pak. Sulit mengungkapkan ide mengalir seperti tulisan Bapak. Saya perlu banyak belajar dari Bapak. Sukses selalu, Pak Dosen.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih banyak. Mari saling belajar dan menguatkan.

      Delete

Terima kasih banyak atas apresiasi dan krisannya. Semoga sehat selalu.

Dulgemuk Berbagi (6): TULISAN MENUNJUKKAN PENULISNYA

Oleh Much. Khoiri DALAM cangkrukan petang ini, setelah menyimak video-video tentang tokoh yang mengklaim dan diklaim sebagai imam besar, P...

Popular Posts